JAM

Kamis, 06 April 2017

Terima kasih wahai sahabat

                     Sahabat

Sahabat kau menyediakan bahu untuk menangis
Kau membuka pelukan demi ketenangan
Menyalurkan kehangatan pada suatu keterpurukan

Mengadahkan tangan saat terjatuh
Mengalirkan air mata di sebuah kebahagiaan
Meneguhkan hati untuk suatu perjuangan

Berkata pahit untuk memacu
Berpaling demi menghilangkan keegoisan
Berfikir tanpa amarah dengan pembuktian

Tawamu tak pernah palsu
Sedihmu tak pernah sebentar
Amarahmu tak hanya sekedar kata

Tidak pergi saatku terpuruk
Tak ingin didepan ketika ku gemilang
Terus mendampingi saat ku susah atau senang

Terimakasih